Safari Ramadhan Pemprov Sultra Menuju 17 Penjuru Negeri

Safari Ramadhan Pemprov Sultra Menuju 17 Penjuru Negeri
Safari Ramadhan Pemprov Sultra Menuju 17 Penjuru Negeri

KENDARI, HARMONISULTRA.COM – Ketika hilal 1447 Hijriah bersiap menyapa cakrawala, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara telah menyusun sebuah perjalanan spiritual yang melampaui sekadar agenda birokrasi.

Melalui hembusan angin Februari 2026, Sekretariat Daerah secara resmi melayarkan maklumat tentang Safari Ramadhan, sebuah ikhtiar untuk menjahit kembali simpul silaturahmi di 17 kabupaten dan kota se-Bumi Anoa.

Berdasarkan Surat Sekretaris Daerah Nomor 000.1.5/921, derap langkah pemimpin Sultra kali ini bukan sekadar kunjungan kerja.

Ia adalah upaya mensyiarkan nafas agama di tengah riuh duniawi, sekaligus menjadi jembatan hati antara pembuat kebijakan dengan rakyatnya di akar rumput.

Ada yang berbeda pada Ramadhan tahun kedua kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur yang dilantik Februari 2025 ini.

Jika setahun silam mereka bertukar peran dalam geografis, kali ini sebuah rotasi makna dilakukan, Sang Gubernur akan menyisir garis pantai dan gugusan pulau.

Jejaknya dijadwalkan melintasi Kota Kendari, Buton Utara, Wakatobi, Buton, Buton Selatan, Kota Baubau, Buton Tengah, Muna Barat, Muna, hingga berakhir di Konawe Kepulauan.

Sang Wakil Gubernur akan mendaki perbukitan dan menapak tanah daratan.

Langkahnya akan singgah di Kota Kendari, Kolaka Utara, Kolaka, Kolaka Timur, Konawe, Konawe Utara, Bombana, dan berakhir di pelataran Konawe Selatan.

Di setiap titik persinggahan, rangkaian kegiatan akan menjadi oase di tengah dahaga ibadah.

Mulai dari khidmatnya buka puasa bersama, sujud yang panjang dalam shalat Isya dan Tarawih, hingga petuah bijak yang akan disampaikan dalam sambutan Gubernur maupun Wakil Gubernur.

Meski jadwal telah digurat di atas kertas, Pemerintah Provinsi mengingatkan, dinamika pengabdian terkadang menuntut kelenturan.

Waktu bisa saja bergeser, namun esensi untuk hadir di tengah masyarakat tetap menjadi janji yang diupayakan.

“Safari ini adalah cara kita merawat iman dan menjaga ukhuwah, memastikan bahwa pemerintah hadir tidak hanya dalam aturan, tapi juga dalam kehangatan doa bersama.”

PENERBIT: REDAKSI

URL List

Komentar