Panel Surya InaTEWS di Wakatobi Digasak Maling, Potensi Gempa dan Tsunami di Sultra Tak Terdeteksi

Panel surya yang menjadi sumber daya vital bagi perangkat Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS) di Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra). dok: istimewa

HarmoniSultra.com, Kendari – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari, Rudin, melaporkan insiden pencurian tiga unit panel surya yang menjadi sumber daya vital bagi perangkat Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS) di Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pencurian ini terjadi di sekitar kantor BKKBN Wangi-Wangi, Wakatobi, Kamis, 20 November 2025, sekitar pukul 16.40 WITA.

Rudin, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) berusia 52 tahun, telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Laporan resminya teregistrasi dengan nomor LP / B / 100 / XI / 2025 / SPKT / SULTRA / RES WAKATOBI, sebagaimana tercantum dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL).

Berdasarkan laporan tersebut, tiga unit panel surya yang merupakan sumber energi utama untuk mengoperasikan peralatan di dalam selter InaTEWS berhasil digasak oleh pelaku

“Hilangnya data dari perangkat ini sangat mengkhawatirkan,” ujar Rudin, Kepala BMKG Kendari, sesaat setelah melaporkan insiden tersebut.

Dampak dari hilangnya panel surya ini sangat serius. Sebagai sumber energi utama, pencurian tersebut berpotensi besar menyebabkan perangkat InaTEWS menjadi mati dan tidak berfungsi.

Kondisi kritis ini secara otomatis akan mengganggu transmisi data real-time, yang perannya sangat krusial dalam memberikan informasi cepat dan akurat mengenai potensi gempa bumi dan tsunami kepada masyarakat.

Pencurian komponen sistem peringatan dini ini dinilai bukan hanya merugikan negara, tetapi juga secara langsung mengancam keselamatan publik, khususnya di wilayah Sultra yang dikenal sebagai salah satu daerah rawan bencana gempa dan tsunami.

Pihak pelapor telah menyerahkan kasus pencurian ini sepenuhnya kepada Polres Wakatobi untuk segera ditindaklanjuti.

Mengingat pentingnya fungsi perangkat InaTEWS, pihak berwenang diimbau untuk segera memulihkan operasional sistem tersebut demi menjaga keandalan sistem peringatan dini di Indonesia dan memastikan keselamatan warga.

URL List

Komentar